Bantu Belajar

Sabtu, 25 Oktober 2014

Pengertian, Ciri - ciri dan Unsur - Unsur Cerpen ( Cerita Pendek )

Cerpen menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa cerpen adalah cerita atau kisah pendek de... thumbnail 1 summary
Cerpen
Cerpen menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa cerpen adalah cerita atau kisah pendek dengan jumlah kata kurang dari 10.000 dengan memberikan kesan tunggal dan ceritanya terpusat pada salah satu tokoh. Sedangkan menurut Edgar Alan Poe cerpen adalah sebuah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira - kira berkisar antara setengah sampai dua jam. Cerpen disajikan dengan bentuk yang lebih sederhana dibandingkan dengan karya sastra yang lain. Dalam sebuah cerpen umumnya hanya terdapat satu alur yang dirangkai dengan cukup padat. 




Berikut Ciri - ciri Cerpen : 
  • Bersifat Fiktif.
  • Kurang dari 10.000 kata.
  • Habis dibaca dalam sekali duduk.
  • Memiliki kesan tunggal.
  • Bersifat padu, padat dan intensif.
  • Mengandung konflik, tetapi tidak menimbulkan perubahan nasib pelaku utama.
  • Hanya mengandung satu alur.
  • Penokohan dilukiskan secara singkat.
Dalam cerpen dibangun oleh berbagai macam unsur. Unsur dalam cerpen dibagi menjadi 2 yaitu Unsur Instrinsik dan Ekstrinsik.

Unsur Intrinsik

Unsur Intrinsik adalah unsur pembangun cerita yang berasal dari dalam cerita itu sendiri. berikut macam - macam unsur Intrinsik :


1. Tema



Tema: titik tolak pengarang dalam menyusun sebuah cerita Pengarang menentukan tema sebelum mengarang Pembaca menemukan tema setelah membaca seluruh cerita.

2. Alur/Plot
Adalah rangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan hukum sebab akibat. Jenis alur: alur maju, alus mundur, dan alur campuran. Tahap alur :

a. Pengenalan situasi cerita/permulaan/exposition.
b. Pengungkapa peristiwa (complication).
c. Menuju pada adanya konflik (rising action).
d. Tahap perumitan
e. Tahap pncak konflik (klimaks)
f. Tahap peleraian
g. Tahap penyelesaian


3. Tokoh



- Jenis-jenis tokoh :
a. Tokoh protagonis : mendukung cerita ( Tokoh Utama / Baik ). 
b. Tokoh antagonis : penentang cerita ( Tokoh Musuh / Jahat ).
c. Tokoh tritagonis : tokoh pembantu, baik protagonis/antagonis

- Penokohan
Penokohan adalah : proses pengarang dalam menampilkan tokoh
Cara pengarang menampilkan perwatakan tokoh :
a. Ciri-ciri fisik tokoh 
b. Percakapan antarpelaku
c. Lingkungan sosial
d. Gambar tempat tinggal tokoh
e. Pemaparan sifat tokoh

- Kedudukan Tokoh
a. Orang pertama: pelaku utama, pengarang sebagai pengamat tisak langsung, pengarang sebagai pengamat langsung
b. Orang ketiga: sudut pandang serba tahu, sudut pandang terarah

4. Latar
a. Latar tempat
b. Latar waktu
c. Latar suasana

5. Sudut Pandang (Point Of View)
Adalah: cara pengarang menceritakan tokoh. Ada 3 sudut pandang :
a. Sudut pandang orang pertama yaitu aku atau saya.
b. Sudut pandang orang ketiga yaitu ia, dia atau nama tokohnya
c. Sudut pandang campuran yaitu pengarang membaurkan antara pendapat pengarang dan tokoh - tokohnya.

6. Amanat
Adalah: pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca, baik tersurat maupun tersirat amanat disembunyikan pengarangnya dalam keseluruhan isi cerita.

Unsur Ekstrinsik
Unsur Ekstrinsik adalah unsur yang tidak secara langsung melekat dan membangun cerita yang berasal dari luat.Unsur ekstrinsik antara lain :

1. Latar belakang kehidupan pengarang
2. Kondisi zaman saat karya sastra itu diciptakan
3. Latar Belakang Kehidupan Pengarang, meliputi :
    a. Tingkat pendidikan 
    b. Profesi/pekerjaan
    c. Status sosial ekonomi
    d. Pandangan politik 
    e. Kepercayaan/agama/faham yang dianut pengarang dan lain-lain
    f.  Keadaan Zaman pada Saat Karya Sastra diciptakan merujuk pada situasi politik dan tingkat peradaban masyarakat saat karya sastra itu diciptakan (disarikan dari berbagai sumber).