Bantu Belajar

Kamis, 15 Januari 2015

Jaringan Pada Tumbuhan Beserta Fungsi dan Pengertiannya

Tumbuhan sangat penting untuk kehidupan manusia, dengan adanya tumbuhan kita masih bisa menghirup u... thumbnail 1 summary
Tumbuhan sangat penting untuk kehidupan manusia, dengan adanya tumbuhan kita masih bisa menghirup udara segar. Jaringan pada tumbuhan dibagi menjadi 2 yaitu Jaringan Meristem dan Jaringan Permanen. Jaringan meristem dibagi menjadi 3 yaitu meristem apikal, meristem lateral dan interkalar sedangkan jaringan permanen dibagi menjadi empat yaitu jaringan epidermis, parenkim, penyokong, pengangkut dan gabus.

Jaringan Meristem

Tumbuhan yang masih hidup selalu dapat tumbuh tidak terbatas, hal ini dikarenakan tumbuhan memiliki jaringan embrionik yang selalu aktif membelah dan menghasilkan sel - sel baru. Jaringan Embrionik ini juga sering disebut Jaringan Meristem.

JARINGAN MERISTEM Apikal dan Lateral

1. Meristem Apikal ( Primer )

Meristem apikal adalah jaringan meristem yang terletak di titik tumbuh ujung organ tumbuhan yang berfungsi menunjang pertumbuhan ke atas atau kebawah. Meristem apikal ini sering disebut juga sebagai jaringan meristem primer. Contohnya diujung akar adalah koleoriza dan diujung batang adalah koleoptil.

2. Meristem Lateral ( Sekunder )

Meristem lateral adalah jaringan meristem yang terletak di tepi atau pinggir organ tumbuhan yang berfungsi menunjang pertumbuhan ke samping. Meristem lateral ini sering disebut juga sebagai jaringan meristem sekunder. Contohnya kambium.

3. Meristem Interkalar
Meristem Interkalar
Meristem interkalar adalah meristem yang terdapat pada ruas - ruas batang. Meristem interkalar berfungsi untuk menambah panjang ruas batang. Meristem ini dapat ditemui pada tumbuhan bambu dan jagung.

Jaringan Permanen

Jaringan permanen adalah jaringan yang dibentuk oleh jaringan meristem yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi. Jaringan ini dikenal sebagai jaringan dewasa. Berikut macam - macam jaringan dewasa :

1. Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis merupakan jaringan yang berada di tepi tumbuhan. Jaringan selnya tersusun rapat sehingga tidak ada ruang di antara sel - selnya, jaringan ini juga berfungsi sebagai pelindung dan penyerapan suatu zat. Epidermis juga mengalami modifikasi yatiu menjadi stomata, bulu akar, serat ( pada kapas ) dan lentisel ( pada batang ).

2. Jaringan Parenkim

Jaringan parenkim ini lebih dikenal sebagai jaringan dasar. Jaringan parenkim yaitu jaringan yang berupa substansi cair yang mengisi bagian samping dari jaringan lain sehingga menjadi lebih padu. Berikut macam - macam jaringan parenkim jika dikelompokkan berdasarkan fungsinya :

  • Parenkim Asimilasi ( untuk fotosintesis )
  • Parenakim Udara ( untuk menyimpan udara )
  • Parenkim Penyimpan Cadangan Makanan ( menyimpan cadangan makanan )
  • Parenkim Air ( menyimpan air )
  • Parenkim Pengangkut ( mengangkur air dan zat hara )
  • Parenkim yang mengedarkan hasil fotosintesis
  • Parenkim luka ( untuk meregenerasi )
3. Jaringan Penyokong

Jaringan penyokong yaitu jaringan yang memperkuat sekaligus menopang tubuh tumbuhan. Jaringan penyokong dibagi menjadi 2 yaitu :

a. Jaringan Sklerenkim

Jaringan sklerenkim ini mempunyai bentuk yang bermacam - macam, sklerenkim mengalami penebakalan dinding sel dari zat kayu ( lignin ). Sklerenkim jika dilihat dari bentuk penyusunnya dibagi menjadi 2 yaitu serat (serabut) dan sklereid (sel batu).

b. Jaringan Kolenkim.

Jaringan kolenkim terletak di dasar epidermis dan kadang - kadang terpisah dari epidermis dan parenkim. Bentuk selnya bulat memanjang. Jaringan kolenkim berfungsi menyokong jaringan pada organ tubuh yang masih muda dan tua.

4. Jaringan Pengangkut

Jaringan pengangkut ini berfungsi untuk membawa air, mineral dan zat hara lainnya. Jaringan pengangkut pada tumbuhan ada 2 yaitu xilem dan floem. Xilem adalah jaringan yang berfunsi mengangkut dan membawa air dan mineral ke jaringan lainnya sedangkan Floem adalah jaringan yang berfungsi mengangkut makanan serta zat lain dari hasil fotosintesis.

5. Jaringan Gabus

Jaringan gabus adalah jaringan yang berfungsi melindung jaringan lain yang berada dibawahnya dari kebakaran, serangan serang, jamur, cuaca ekstrim serta kehilangan air. Sel - sel gabus ini dibentuk oleh kambium gabus ( felogen ), Felogen yang membelah ke arah luar akan membentuk jaringan gabus sehingga menutupi epidermis, jaringan tersebut dinamakan Felem sedangkan Felogen yang membelah kearah dalam disebut Feloderm ( parenkim gabus ).