Bantu Belajar

Kamis, 15 Oktober 2015

Pengertian dan Rumus Hukum Ohm Beserta Contohnya

Hukum Ohm ini pertama kali ditemukan oleh George Simon Ohm pada tahun 1825, Awal mula ditemukannya ... thumbnail 1 summary
Hukum Ohm ini pertama kali ditemukan oleh George Simon Ohm pada tahun 1825, Awal mula ditemukannya Hukum Ohm ini dikarenakan bagaimana kaitan hambatan listrik suatu penghantar dengan tegangan dan kuat arus listrik yang lalu diselidiki oleh George Simon Ohm.

Pengertian  dan Rumus Hukum Ohm Serta Contohnya

Hukum Ohm memiliki lambang "Ω", ada tiga hal yang berkaitan dengan hukum ohm yaitu hambatan listrik, tegangan listrik dan kuat arus listrik. Hambatan Listrik (R) adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik dengan arus listrik yang melewatinya, Tegangan Listrik (V) adalah perbedaan potensi listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik dan terakhir Kuat Arus Listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar setiap satu satuan waktu

Bunyi Hukum Ohm :
Kuat arus dalam suatu rangkaian sebanding dengan tegangan pada ujung - ujung rangkaian dan berbanding terbalik dengan hambatan rangkaian
Rumus Hukum Ohm :
Pengertian  dan Rumus Hukum Ohm Serta Contohnya 1
dengan :

R = Hambatan Listrik (Ω)
V = Tegangan Listrik (V)
I = Kuat Arus Listrik (A)

Contoh Soal Hukum Ohm :

1. Setting DC Generator atau Power Supply untuk menghasilkan Output Tegangan 10V, kemudian atur nilai Potensiometer ke 1 kiloOhm. Berapakah nilai Arus Listrik (I)?

V = 10 V
R = 1 KiloOhm = 1000 Ω

Jawab :

I = V / R
I = 10 / 1000
I = 0.01 Ampere atau 10 miliAmpere

2. Jika di nilai Tegangan di Voltmeter (V) adalah 12V dan nilai Arus Listrik (I) di Amperemeter adalah 0.5A. Berapakah nilai Resistansi pada Potensiometer ?

V = 12 V
I = 0,5 A

Jawab :

R = V / I
R = 12 /0.5
R = 24 Ohm

3. Atur nilai resistansi atau hambatan (R) Potensiometer ke 500 Ohm, kemudian atur DC Generator (Power supply) hingga mendapatkan Arus Listrik (I) 10mA. Berapakah Tegangannya (V) ?

I = 10 mA = 0,01 A
R = 500

Jawab :

V = I x R
V = 0.01 x 500
V = 5 Volt