Bantu Belajar

Kamis, 08 Oktober 2015

Pengertian, Sifat dan Manfaat Halogen


Halogen adalah unsur - unsur golongan VII A ( Tujuh A ) dalam tabel periodik. Unsur - unsur tersebut diantaranya fluorin (F), klorin (CL), bromin (Br), iodin (I) dan astatin (At). Halogen berasal dari kata halogenao yang berarti pembentuk garam, karena sejarah penemuan halogen diperoleh dari garam.
Pengertian, Sifat dan Manfaat Halogen

Diantara unsur - unsur golongan VII A, Astatin merupakan unsur radioaktif dengan waktu paruh 8,3 jam. Unsur-unsur halogen di alam, semuanya ditemukan dalamkeadaan diatomik.Hal ini terjadi karena Unsur-unsur halogen tidak stabil jika berdiri sendiri dan unsur halogen sangat reaktif. Oleh karena itu, unsur halogen harus berikatan agar stabil. Unsur-unsur halogen dapat ditemukan di beberapa tempat. Fluorin dapat ditemukan di atas permukaan tanah .Klorin dapat ditemukan di dalam air laut. Bromin juga dapat ditemukan di dalam air laut. Begitu juga dengan iodin, yang dapat ditemukan di dalam air laut. Astatin dapat ditemukan dari pemboman bismuth dengan partikel alfa.

Halogen ini dibuat dari senyawa-senyawa yang ada di alam. Caranya ialah dengan mengoksidasi ion-ion halida. Prosesnya juga sangat beragam pada tiap unsurnya.

Sifat - Sifat Halogen :

a. Sifat fisis unsur - unsur halogen :

No
Sifat
Flour (F2)
Klor (Cl2)
Brom (Br2)
Yod (I2)
Astatin (At2)
1.
Nomor Atom (Z)
9
17
35
53
85
2.
Konfigurasi Elektron
[He] 2s2 2p5
[Ne] 3s2 3p5
[Ar] 3d10 4s24p5
[Kr] 4d105s2 5p5
[Xe] 4f14 5d106s2 6p5
3.
Masa Atom relatif
19
35,5
80
127
210
4.
Titik Cair (°C)
-220
-101
-7
114
302
5.
Titik Didih (°C)
-188
-35
59
184
337
6.
Kerapatan (g/cm3)
1,69 x 10-3
3,21 x 10-3
3,12
4,93
7.
Energi Pengionan Tingkat Pertama (Kj/ mol)
1681
1251
1140
1008
8.
Afinitas Elektron (Kj/mol)
-328
-349
-325
-295
9.
Keelektronegatifan (Skala Pauling)
4,0
2,0
2,8
2,5
10.
Potensial Reduksi Standar (Volt)
2,87
1,36
1,06
0,54
11.
Jari-Jari Kovalen (Å)
0,64
0,99
1,14
1,33
12.
Jari-Jari Ion (X-) (Å)
1,19
1,67
1,82
2,06
13.
Energi Ikatan (Kj/mol)
155
242
193
151
14.
Energi Ionisasi
1680
1260
1140
1010
15.
Warna
Kuning Muda
Hijau Kekuningan
Merah Kecoklatan
Ungu
16.
Fasa
Gas
Gas
Cair
Padat
Padat

b. Sifat kimia unsur - unsur halogen
  • Kereaktifan : Unsur halogen adalah unsur-unsur yang reaktif,. Kereaktifan halogen dipengaruhi oleh keelektronegatifannya, semakin tinggi keelektronegatifan maka semakin reaktif unsur halogen karena semakin mudah menarik elektron. 
  • Daya oksidasi : Halogen memiliki sifat oksidator dari atas kebawah semakin lemah, sehingga halogen-halogen dapat mengoksidasi ion halida di bawahnya. Sedangkan sifat reduktor ion halida makin ke bawah semakin kuat. 
  • Membentuk molekul diatomik : Unsur halogen selalu dalam bentuk molekul diatomik yang sangat reaktif terhadap unsur logam maupun nonlogam.
Ciri - Ciri Halogen :
  • Konfigurasi elektron valensi halogen adalah ns2np5
  • Dari F ke At titik didih dan titik lelehnya semakin tinggi
  • Energi ionisasi halogen tinggi
  • Afinitas elektron yang tinggi
  • Energi disosiasi ikatan
Manfaat Halogen :

a. Fluorin (F)
  • Membuat senyawa CFC, dan CFC berfungsi sebagai cairan pendingin ( kulkas dan ac ).
  • Garam fluorida ditambahkan pada pasta gigi atau air minum untuk mencegah kerusakan gigi.
  • Membuat Teflon.
b. Klorin (Cl)
  • Untuk klorinasi hidrokarbon sebagai bahan baku industri plastik serta karet sintesis.
  • Untuk pembuatan tetrakloro metana (CCl4).
  • Untuk pembuatan etil klorida (C2H3Cl) yang digunakan pada pembuatan TEL (tetra etillead), yaitu bahan aditif pada bensin.
  • Untuk industri berbagai jenis pestisida.
  • Sebagai bahan desinfektans dalam air minum dan kolam renang.
  • Sebagai pemutih pada industri pulp (bahan baku pembuatan kertas) dan tekstil.
  • Gas klorin digunakan sebagai zat oksidator pada pembuatan bromin
c. Bromin (Br)
  • Membuat Etil bromida (C2H4Br2), suatu zat aditif yang dicampurkan ke dalam bensin bertimbal (TEL) untuk mengikat timbal, sehingga tidak melekat pada silinder atau piston.
  • Membuat AgBr, merupakan bahan yang sensitif terhadap cahaya dan digunakan dalam film fotografi.
  • Pembuatan senyawa organik, misalnya zat warna, obat-obatan, dan pestisida.
d. Iodin (I)
  • Banyak digunakan untuk obat luka (larutan iodin dalam alkohol yang dikenal dengan iodiumtingtur).
  • Sebagai bahan untuk membuat perak iodida (AgI).
  • Untuk mengetes adanya amilum dalam tepung tapioka.