Rabu, 28 Desember 2016

Percabangan atau Penyeleksian Bahasa C (IF & Switch)

Terdapat dua percabangan atau penyeleksian pada bahasa C, yaitu IF dan Switch. Penggunaan percabangan atau penyeleksian ini sangat umum dig... thumbnail 1 summary
Terdapat dua percabangan atau penyeleksian pada bahasa C, yaitu IF dan Switch. Penggunaan percabangan atau penyeleksian ini sangat umum digunakan pada suatu bahasa pemrograman, dikarenakan suatu permasalahan yang menyebabkan penyeleksian suatu kondisi. Jika kondisi terpenuhi maka akan melanjutkan perintah selanjutnya begitupun jika kondisi salah atau tidak terpenuhi program akan berhenti ataupun melanjutkan ke kondisi yang tidak terpenuhi tersebut. Berdasarkan kondisinya percabangan IF terdapat tiga macam, yaitu untuk satu kondisi, dua kondisi dan tiga atau lebih kondisi. Ada juga yang disebut sebagai IF bersarang (Nested IF) yaitu IF didalam IF.


1. IF (Satu Kondisi)

Pada IF ini hanya untuk satu kondisi, strukturnya yaitu :

If(kondisi)
{
        pernyataan atau statement;
}

Contoh programnya yaitu :

#include <stdio.h>

int main(void)
{
    int N;
    scanf("%d", &N);

    if(N>0){
        printf("N adalah Bilangan Positif");
    }
    return 0;
}


2. IF-Else (Dua Kondisi)

Sedangkan pada IF-Else ini hanya untuk dua kondisi, strukturnya yaitu :

If(kondisi)
{
        pernyataan atau statement;
}
else 
{
        pernyataan atau statement;
}

Contoh programnya yaitu :

#include <stdio.h>

int main(void)
{
    int N;
    printf("Masukkan Bilangan Bulat : ");
    scanf("%d", &N);

    if(N>0){
        printf("N adalah Bilangan Positif");
    }
    else printf("N bukan Bilangan Positif");
    return 0;
}

3. IF-Else-IF (Tiga Kondisi atau Lebih)

Sedangkan untuk kondisi tiga kondisi atau lebih kita hanya perlu menambahkan else if lagi untuk menambahkan suatu kondisi, strukturnya yaitu :

If(kondisi)
{
        pernyataan atau statement;
}
else if
{
        pernyataan atau statement;
}
else
{
        pernyataan atau statement;
}

Contoh programnya yaitu :

#include <stdio.h>

int main(void)
{
    int N;
    printf("Masukkan Bilangan Bulat : ");
    scanf("%d", &N);

    if(N<10){
        printf("N adalah Satuan");
    }
    else if(N<100){
        printf("N adalah Puluhan");
    }
    else if(N<1000){
        printf("N adalah Ratusan");
    }
    else{
        printf("N bukan satuan, puluhan ataupun ratusan");
    }
    return 0;
}


4. Nested IF (IF Bersarang)

Nested if atau yang biasa dikenal if bersarang (IF didalam IF) ini juga sering digunakan, jika kita mempunyai suatu kondisi dan didalam kondisi tersebut kita ingin menambahkan kondisi lagi maka gunakanlah if bersarang, strukturnya yaitu :

If(kondisi)
{
        if(kondisi)
        {
                 pernyataan atau statement;
        }
        else{
                 pernyataan atau statement;
        }
}

Contoh programnya yaitu :

#include <stdio.h>

int main(void)
{
    int N;
    printf("Masukkan Bilangan Bulat : ");
    scanf("%d", &N);

    if(N>=0 && N<=100)
    {
            if(N<=50)
            {
                  printf("Nilai N kurang dari sama dengan 50");
            }
            else
            {
                  printf("Nilai N lebih dari 50");
            }
    }
    else
    {
        printf("N bilangan negatif atau lebih dari 100");
    }
    return 0;
}


5. Switch-Case (Penyeleksian Variabel)

Pada Switch ini kita bisa lebih efektif untuk pemrograman yang menggunakan banyak kondisi karena strukturnya simple hanya menggunakan case. Oleh karena itu sebelum menggunakan Switch kita harus melihat kondisi terlebih dahulu dari program yang akan kita buat, apakah mungkin jika menggunakan Switch. Lalu sama seperti IF terdapat juga Switch bersarang yaitu Switch didalam Switch atau kita bahkan bisa memasukkan fungsi IF didalam Switch. Untuk penggunaan nilai range dalam switch menggunakan "...", contohnya "case 1 ... 100 :" #tanpa tanda petik. Terakhir untuk penggunaan nilai karakter harus menambahkan kutip 1, contohnya " case 'A' " #tanpa petik dua.

Strukturnya yaitu :

switch(kondisi)
{
    case 1 : pernyataan atau statement;
    break;
    case 2 : pernyataan atau statement;
    break;
    case 3 : pernyataan atau statement;
    break;
    default : pernyataan atau statement;
    break;
}

Contoh programnya yaitu :

#include <stdio.h>

int main()
{
    int nilai;
    char indeks[10];
    printf("Masukkan nilai : "); scanf("%d", &nilai);

    switch(nilai)
    {
    case 0 ... 39 : strcpy(indeks,"Indeks E");
    break;
    case 40 ... 49 : strcpy(indeks,"Indeks D");
    break;
    case 50 ... 59 : strcpy(indeks,"Indeks C");
    break;
    case 60 ... 79 : strcpy(indeks,"Indeks B");
    break;
    case 80 ... 100 : strcpy(indeks,"Indeks A");
    break;
    default : printf("Nilai Salah\n");
    break;
    }
    printf("\nNilai anda adalah %d, %s",nilai,indeks);
}

Percabangan atau Penyeleksian Bahasa C (IF & Switch)

Sumber : http://www.nulis-ilmu.com/2015/10/if-dan-switch-dalam-bahasa-c.html


1 komentar