Pengertian, Bahan, dan Tipe Semikonduktor Lengkap

Secara umum kita hanya mengetahui Isolator dan Konduktor. Isolator yaitu bahan yang kurang baik bahkan tidak menghantarkan arus listrik, sebaliknya Konduktor merupakan bahan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Nah Semikonduktor ini berada di pertengahan tersebut, artinya Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator (isolator) dan konduktor. Semikonduktor disebut juga sebagai bahan setengah penghantar listrik (Wikipedia). Semikonduktor ini memiliki hambatan jenis diantara 10-6 10Ωm.
Semikonduktor

Berikut Contoh Bahan Semikonduktor :
Bahan
Hambatan Jenis ρ (Ωm)
Koefisien muai, α (oC)-1
Karbo (grafit)
Germanium
Silikon
(3-60) x 10-5
(1-500) x 10-3
0,1 – 60
– 0,0005
– 0,05
– 0,07
Struktur Atom Bahan Semikonduktor :
Struktur Atom Bahan Semikonduktor

Dari gambar tesebut memiliki ciri-ciri :
  • Ikatan inti atom yang stabil adalah jika dikelilingi oleh 8 elektron.. 
  • Ikatan kovalen adalah ikatan dimana elektron tidak dapat berpindah dari satu inti ke inti 
  • atom yang lainnya atau disebut juga sebagai isolator. 
  • Pada suhu kamar, ada beberapa ikatan kovalen yang lepas karena energi panas sehingga 
  • elektron terlepas tetapi tidak banyak, untuk itu diperlukan doping.

Tipe Semikonduktor :

Semikonduktor terbagi menjadi 2 yaitu semikonduktor intrinsik dan ektrinsik dimana pada semikonduktor ektrinsik ini terbagi lagi menjadi 2 yaitu semikonduktor tipe-p dan tipe-n.

Semikonduktor Intrinsik :

Semikonduktor Instrinsik adalah semikonduktor murni, karena belum diberi pengotoran sehingga jumlah hole dan elektron bebasnya sama. Contohnya Germanium (Ge) dan Silikon (Si).

Semikonduktor Ektrinsik :

Semikonduktor Ektrinsik adalah semikonduktor yang sudah dikotori, yaitu mengalami penyisipan atom-atom lain. Semikonduktor ini terbagi menjadi 2 yaitu tipe-p dan tipe-n.

1. Semikonduktor Tipe-p

Semikonduktor Tipe-p

Semikonduktor tipe-p adalah semikonduktor murni yang diberikan doping (pengotoran) atom trivalent (atom yang memiliki elektron valensi 3), bersifat positif karena dikotori atom akseptor. Contoh atom yang memiliki elektron valensi 3 ialah Boron (B) dan Gallium (Ga). Atom pengotor disebut sebagai atom akseptor dan pembawa muatan disebut hole.

Semikonduktor Tipe-p 2

Semikonduktor Tipe-p 3

2. Semikonduktor Tipe-n

Berbeda dengan tipe-p, semikonduktor tipe-n diberikan doping (pengotoran) atomatom yang memiliki elektron valensi 5, bersifat negatif karena terdiri dari elektron-elektron. Elektron sendiri bermuatan Negatif sehingga disebut dengan Tipe Negatif atau N-type. Contoh atom pengotornya ialah Arsenic (As) dan Antimony (Sb). Pada N-type Semikonduktor yakni Elektron sebagai Majority Carrier dan Hole sebagai Minority Carrier.

Sumber :
- PDF Telkom University
- http://zonaelektro.net/semikonduktor/
- http://www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-semikonduktor-dan-contohnya/
- http://fisikazone.com/hambatan-jenis/

Saya adalah seorang blogger dari Indramayu, saya mulai serius blog pada tahun 2014 ketika saya kelas 11 SMA. Pembaca diperbolehkan mengcopy artikel dengan syarat mencamtumkan link halaman sebagai sumber.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »